Mengikis waktu yang tak pernah menunggu
membuyarkan angan angan yang slalu saja
syahdu
Terdampar dalam kenyataan yang slalu saja
membosankan
Meski gelap...meski remang...
kakiku kan terus berlalu
menghampiri masaku...
walau tak nampak....walau tak bersua
tetap saja...aku bersuara
menantang tegapnya sang takdir
yang angkuh..
Takkan pernah kuundurkan kakiku
ku kendurkan urat syarafku...
walau tubuhku
penuh keluh...dan penuh kesah
Tetap kuterjang kerasnya sang bayu
dengan kepingan harap di dadaku....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar