Senin, 15 Maret 2010

Tak seindah Merpati

Melangkah seiring lamunan
menyeruak dalam otak
perlahan tak mau kulepaskan....
terus berangan - angan

Hingga tak ingin lagi kudapati
kenyataan hidup yang slalu
saja menyakiti...

Denting hari ini...
terhenti dalam kepingan mimpi
yang tak lagi seindah janji merpati


Dua hati tak lagi bertegur sapa
ketika terpuruk dalam duka
entah kemana....
kan kubawa luka hati

Haruskah hari esok...
makin menjadi cerah
bila tak lagi kudapati
senyummu lagi....

TeRusane sini nicH......

BuritaN Arti

Ingin kutandai hari dengan penuh arti
yang menjulang mengisi hati
Tanpa penuh tanda tanya lagi

Tetapi masihkah asa itu ada
di antara kerumunan angan
yang tak terlihat nyata

Membawa langkah menuju harapan
tak semudah yang ada dalam angan


Ingin kulabuhkan hamparan kehidupan
di tempat yang begitu indah

Namun dengan upaya apa
dan bagaimana
bila hidup hanya seperti layang - layang
yang terombang - ambing diatas benang

Mungkin angin ke barat
ku ikut ke barat
Tetapi hari ini
Angin sedang sendiri
mencari kesibukan...
Hingga langkah ini harus terhenti...

TeRusane sini nicH......

Jumat, 12 Maret 2010

Gelap Kalbuku

Di pintu Hatimu kuketukkan harapku
menanti sesaat asa baru...
walau sendu...
walau ragu

Ingin kureguk manis kecupmu
meski indah tak pernah
singgah...
dalam kalbuku

Senja makin merana
gelap kian mendera...
Tanpa pasti kapan
Akan terbit sinarmu...


Kelu langkahku ketika sampai
pada lamunanku...
saat ku temui dirimu
Tak lagi membagi
Senyummu untukku

Dingin sapamu...
Membuat redam tulang tulangku...
Meski tak lagi kutemui
ayu wajahmu...
Tapi aku tetap menunggumu
dan berharap dirimu..
Adalah Tulang Rusukku...

TeRusane sini nicH......

Rabu, 10 Maret 2010

MenerjanG TakDir

Teruntuk surya yang sedang tertawa
Senyumu semakin silau di pelupuk mata...
Ukirlah sinarmu di atas pelukan bumi
sehingga dapat kupahami....
tentang secuil rasa

Rasa yang menggambarkan alunan duka
yang mengukir luka....
diambang hati

Teruntuk waktu yang sedang melaju
Tanganmu semakin membelenggu nafasku
Lambatkanlah langkahmu....
sehingga dapat kuberlari
dari nestapa ini


Kisah yang sendu.....berlabuh dalam relung
hati yang tertutup kabut....

Berlari meski nafas teraniaya
meski hari tak lagi menyisakan
ruang....untuk merenungi segala sesuatu
yang kian rapuh...

Kerdil diri ini dalam genggaman...
sang takdir yang kejam....
walau nasib tak lagi pasti
tapi akan tetap kujelang...

kan ku tantang, ku terjang...
hingga tak lagi kerasakan
hembusan nafas lagi...
TeRusane sini nicH......

Kamis, 04 Maret 2010

TentangMu

Jemari lentik kedua tanganmu
ingin slalu kugenggam dalam langkahku

Lembut tutur sapamu
tak ingin ku lepas hingga tidurku

Kerling indah matamu
slalu tersimpan dalam memoriku...

Senyummu,candamu,marahmu
menjadi nafas dalam hidupku

Dedicated to : Mimin Sulistyowati
wanita yang paling kucintai




TeRusane sini nicH......

TegaR

Mengikis waktu yang tak pernah menunggu
membuyarkan angan angan yang slalu saja
syahdu

Terdampar dalam kenyataan yang slalu saja
membosankan

Meski gelap...meski remang...
kakiku kan terus berlalu
menghampiri masaku...


walau tak nampak....walau tak bersua
tetap saja...aku bersuara
menantang tegapnya sang takdir
yang angkuh..

Takkan pernah kuundurkan kakiku
ku kendurkan urat syarafku...
walau tubuhku
penuh keluh...dan penuh kesah

Tetap kuterjang kerasnya sang bayu
dengan kepingan harap di dadaku....

TeRusane sini nicH......

Gadisku

Tiada hiasan seanggun wajahmu
yang slalu saja syahdu...
di pelupuk mataku

Tak ada hal di dunia ini
yang mampu menandingi
kecupan lembut canda tawamu...

genggamlah hari - hariku..
bersama detik detikmu...


Tetap bersamaku....hingga
tak lagi kudapati cinta seperti
cintamu.....

resapi hatiku...ketika
ku simpuhkan harapku bersamamu

dedicated to : Mimin Sulistyowati
Wanita yang paling kucintai....

TeRusane sini nicH......

Entah

kutuangkan kisah dalam secarik nafasku
dengan kata kata yang tak pernah kuanggap tabu
Meski nuansa haru masih saja
bersenandung di selubung hatiku

Tanda tanya berputar putar dalam otak
menginjak injak tak terjawab
Entah kemana laju hari yang tak
pernah pasti...

Berputar putar derik waktu
meniti menyeruak tabir ketidak pastian


Hati bukan mainan...bukan pula kiasan
bila gores menyeruak menggurit luka

Musnah sudah kata indah yang tak pernah
Terjawab indah.....

Manis senyum hanya sekejab
sebagai pengganti muka yang lembab....

TeRusane sini nicH......

Jumat, 19 Februari 2010

Sobat

Tetaplah disisiku...memukulku
ketika aku mulai berlalu
dari jalan hidupku

peluklah aku...ketika
aku mulai lunglai
dan kehilangan arah...

Usaplah pedih tangisku
dan genggamlah keluh kesahku
meski itu mengusik damaimu

Ketika kakiku mulai lelah...jadilah
kayu yang akan terus
memanduku...

Jangan pernah tinggalkan aku sobatku
karena dirimu bagian
terindah dalam hidupku

Meski terkadang hatimu...
harus terluka karena aku... TeRusane sini nicH......

Nestapa

Kemana harus kulangkahkan kaki ini...
Bila arah semakin tak pasti
Waktu semakin berlari
meninggalkan diriku yang tak berarti

Duka slalu menghampiri
menuangkan rasa meninggalkan lara
di Hati

Kemana harus kubawa pedih ini...
Bila tiada tempat
untukku berbagi

Haruskah kuakhiri hidup ini
tanpa pernah ku merasa
ada setitik bahagia
dalam perjalanan hidupku TeRusane sini nicH......

kemana Kehangatan

Bulan yang temaram sedang berdandan...
merayu bintang gemintang yang kesepian

Awan masih terus menari...
meniti wajah langit yang sedang terkekeh

Gelap terus merayap menutupi
Sang Renta cakrawala yang makin usang

Rintik air hujan saling berlomba
berlarian saling bertabrakan
mencapai ujung tanah yang genit

Lembab makin memeluk sang tanah
yang kotor dan berdebu...

Hari semakin senyap....dingin semakin merapat
hingga tak lagi kutemui setitik kehangatan TeRusane sini nicH......

Senandung Duka

Seringai tawa sang Duka memecah nuansa
memeluk segala getir dalam nestapa
Ketika hati terhimpit rasa
yang tak bersaudara.....

untaian kata caci....kata maki
terangkai tercurah dalam butiran
rasa gontai.....

Bimbang menari bersama gundah
bersenandung dan tertawa....
menginjak injak meninggalkan lara

Hari tak lagi pasti....tak lagi tertera
sampai dimana
Bagaimana bisa kita mengakhiri
bila kita tak pernah mengawali..... TeRusane sini nicH......
Aku...Hanya seonggok luka
Dalam luasnya jejagad raya...

Aku...Hanya secuil rasa
Dalam pekatnya Cakrawala...

Mencoba mengais sisa - sisa asa
Didalam dunia....

Meski tak lagi kutemui
puing puing cinta....

Tapi...


Takkan sedih aku menanti...
Dengan butiran air mata yang takkan
ku buang percuma

biarlah waktu yang kan
memberikan jawaban TeRusane sini nicH......

Rabu, 17 Februari 2010

Rasa dalam Kecewa

Bila Temaram di ujung malam tak lagi pasti
mungkin hanya umpatan di ujung bibir
yang kian berapi....
Hari yang terlewati takkan lekang di terjang
bimbang...

Laju langkah gontai dalam sua yang tak terkira
Memburamkan titik pandangan yang kian kusam
Bintik bintik kecewa membuat raga tak lagi
perkasa....


Bila hari yang di nanti tak kunjung tiba
hati yang kosong tak lagi terisi
harus kemana harus terbawa
ujung asa ini....

Sendiri....
Menanti....
mungkin hanya isapan angan
yang kini terhampar di hadapan... TeRusane sini nicH......